Mengatasi Kulit Terbakar Matahari Dengan Teh


wajah cantikMajalah Wanita – Mungkin Anda termasuk individu yang sering bersentuhan langsung dengan sinar matahari. Tidak jarang terjadi kulit terbakar matahri karena aktifitas ini. Kulit akan menjadi kecoklatan, bahkan cinderung kehitaman, karena sengatan sinar matahari berlebih. Hal ini juga bisa terjadi ketika Anda lupa mengenakan  sunblock saat beraktifitas diluar ruangan dengan terik matahari.

Apabila Anda mengalami kulit terbakar akibat sinar matahari, maka Anda bisa mengobatinya dengan bahan-bahan alami seperti : yogurt, cuka, susu, dan teh. Dari bahan-bahan alami tersebut, berdasar penelitian, teh adalah paling mujarab dan dianjurkan untuk mengatasi kulit terbakar sinar matahari ini. Di dalam teh terdapat tannic acid yang sangat efektif megatasi kulit terbakar ini. Nah bagai mana cara mengatasi kulit terbakar matahari dengan teh, berikut uraian lengkap nya :

  1. Cara satu. Tuangkan air hangat ( bukan panas ) dalam cangkir, seduh daun teh ( bukan teh celup ). Tunggu sampai daun teh larut dengan ciri air rendaman teh berwarna coklat tua. Diamkan air rendaman, setelah dingin masukkan ke dalam lemari es Anda hingga dingin. Gunakan air rendaman teh dingin ini untuk kompress pada permukaan kulit yang terbakar.
  2. Cara Dua. Jika terpaksa Anda tidak punya daun teh, Anda juga bisa memanfaatkan kantung teh celup. Basahi teh celup secukupnya, kemudian masukkan dalam lemari es. Sampai dingin, lalu langsung gunakan untuk kompress pada bagian yang terbakar.
  3. Cara Tiga. Nah mungkin Anda pernah berjemur di pantai atau olahraga yang ternyata sinar matahari membakar hampir dari semua permukaan kulit tubuh Anda, nah untuk yang demikian, maka dianjurkan untuk merendam teh yang cukup banyak dan gunakan sebagai alat lulur pada waktu mandi, bilan hingga bersih.
  4. Cara Empat . Campur air teh dengan susu kemudia gunakan untuk melumuri kulit yang terbakar.

Mengenal Diabetes Melitus


Diabetes melitusMajalah Wanita – Pada umumnya penyakit diabetes ini ditemukan di daerah perkotaan, banyak yang menganggap bahwa penyakit diabetes ini adalah penyakit keturunan, padahal dari sejumlah penderita penyakit ini, masih sedikit yang tercatat disebabkan oleh faktor keturunan.

Penyakit diabetes pada umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak terkontrol atau sebagai efek samping dari pemakaian obat – obatan tertentu. Kebiasan hidup sehari – hari juga sangat mempengaruhi orang  terkena diabetes.

Adapun pengertian dari Diabetes Melitus (Kencing Manis) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Insulin adalah hormon yang dilepas oleh pangreas, yang merupakan zat utama yang bertanggung jawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang tepat. Insulin menyebabkan gula berpindah ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau di simpan sebagai cadangan energi.

Faktor yang dapat menyebabkan seseorang terkena Diabetes adalah:

  • Faktor keturunan
  • Kegemukan/Obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun
  • Tekanan darah tinggi
  •  Angka triglycerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi
  • Level kolesterol yang tinggi
  • Gaya hidup moderen yang cenderung mengkonsumsi makanan instan
  • Merokok dan stress
  • Terlalu banyak konsumsi karbohidrat
  • Kerusakan pada sel pangreas

Gangguan metabolisme karbohidrat ini menyebabkan tubuh kekurangan energi, itu sebabnya penderita diabetes melitus umumnya terlihat lemah, lemas dan tidak bugar. Adapun gejala umum yang dirasakan oleh penderita diabetes adalah:

  1. Banyak kencing terutama pada malam hari
  2. Gampang haus dan banyak minum
  3. Mudah lapar dan banyak makan
  4. Mudah lelah dan sering mengantuk
  5. Penglihatan kabur
  6. Sering pusing dan mual
  7. Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu
  8. Berat badan menurun terus
  9. Sering kesemutan dan gatal – gatal pada tangan dan kaki

Gejala tersebut merupakan efek dari pada kadar gula darah yang tinggi, yang akan mempengaruhi ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan untuk mengencerkan glukosa sehingga penderita sering buang air kecil dalam jumlah yang banyak. Dari akibat ini penderita merasa haus yang berlebihan sehingga banyak minum. Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkonsumsikan hal ini, penderita sering kali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan.

Hal yang dapat dilakukan untuk mengobati diabetes adalah mengendalikan berat badan, olah raga dan diet. Tujuan dari pengobatan diabetes tersebut adalah untuk mempertahankan kadar gula darah dalam kisaran yang normal.